Asiknya Menikmati Kuliner dan Wisata di Genting Highland

Written by @ysteven on October 7th, 2018

Akhir September kemarin, gue dan Mrs Logue melakukan jalan jalan ke luar negeri pertama kami, yaitu ke Malaysia. Tepatnya Genting dan Kuala Lumpur. Berikut sebagian kisah perjalanan kami lewat foto-foto.

Day 1

Ini pertama kalinya kami masuk ke Terminal 3 Ultimate. Keren banget yaa terminal kita ini! Mrs Logue langsung minta difoto loh.

My first meal in Malaysia! Nama restorannya adalah Santai Yamcha. Gue dan Mrs Logue tergiur karena wangi restoran ini yang sangat semerbak. Gue memesan Santai Chicken Rice Set, sedangkan Mrs Logue memesan Santai Chicken Pop Set. Rasanya sih not bad, tapi tidak terlalu spesial juga. 7/10 lah kira kira.

Setelah lunch, gue langsung menuju ke Genting dengan menggunakan bus Aerobus. Harga tiketnya RM35 per orang. Busnya nyaman banget! Lega, dan senderan bangkunya dapat diturunkan. Ada wi-fi juga. Bus ini berhenti di terminal bus Awana, sekitar beberapa km dari Genting Highland. Untuk ke atas, gue menggunakan Cable Car lagi dengan harga tiket RM 7 per orang.

Berhubung perjalanan di bus membuat gue sangat ngantuk, gue langsung menuju ke Family Mart yang berada di stasiun cable car Awana untuk mencari kopi. Disanalah gue menemukan Nescafe Tarik, yang tidak ada di Indonesia ini. Rasanya asik banget! Cocok buat quick-recharge sebelum sampai di Genting Highlands.

Tidak banyak yang gue lakukan di Day 1, hanya berkeliling sedikit di Mall Genting. Ketika sudah waktunya untuk dinner, gue dan Mrs Logue tergoda oleh sebuah restoran bernama Only Mee, yang terletak di First World mall lantai paling atas. Mrs Logue memesan Prawn Mee Penang, yang ternyata enak banget! Cuma sangat tidak direkomendasikan untuk mereka yang bukan pecinta pedas, karena menu ini tergolong pedas banget. Tetapi kuahnya sedap banget, dan udangnya juga berlimpah. Gue sendiri memesan Wantan Dry Mee, yaitu Mie halus dengan potongan Charsiu, ditemani kuah dengan 3 potong pangsit. Kecap manisnya berlimpah banget, sehingga rasanya agak terlalu manis.

Sebelum mengakhiri malam, gue sempat masuk ke sebuah fashion store yang bernama Padini, dimana banyak sekali produk-produk fashion dengan harga terjangkau. Gue membeli 2 kaos disana, dan Mrs Logue juga membeli 1 kaos. Sangat direkomendasikan buat kamu yang ingin shopping.

Day 2

Pagi harinya, gue langsung memulai hari dengan menyantap nasi lemak, yang merupakan makanan khas Malaysia. Mrs Logue merekomendasikan nasi lemak di sebuah kedai yang berada di dekat lobby First World Hotel, tempat gue menginap.

Nasi lemak di kedai ini sudah dibungkus sebelumnya, tetapi bukan berarti tidak fresh, karena setiap beberapa menit mereka selalu restock nasi lemak mereka ini. Harganya sih cukup mahal untuk seporsi nasi lemak yang hanya berisi ikan teri, sedikit timun, dan potongan daging ayam cincang, yakni RM7. Tetapi bumbunya mantap, dan sangat patut untuk dicoba.

Setelah sarapan, gue dan Mrs Logue mengunjungi tempat favorit para Aunty Uncle di Malaysia, yakni Sky Casino Genting. Di dalam kasino, tidak diperbolehkan berfoto-foto, sehingga gue tidak mengabadikan apapun disana. Tetapi, cukup asik melihat orang banyak begitu asiknya berjudi.

Gue pun melanjutkan perjalanan ke Chin Swee Temple, dengan menggunakan Shuttle Bus dari lobby First World Hotel. Di Chin Swee Temple, banyak sekali patung-patung besar yang menjadi tujuan wisata, lengkap dengan udara yang sangat segar dan suasana yang indah. Disana juga terdapat beberapa food stall untuk menyantap food street berupa gorengan yang sangat enak disantap sambil berdingin-dingin ria.

Berikut beberapa foto di Chin Swee Temple

Setelah puas berkeliling Chin Swee Temple, gue kembali ke First World Hotel untuk mengambil barang bawaan gue, dan turun menggunakan Cable Car kembali ke Terminal Bus untuk membeli tiket bus ke Kuala Lumpur. Harga tiketnya RM5.2 per orang.

Berhubung gue memiliki waktu 1 jam sebelum keberangkatan bus, gue dan Mrs Logue mampir ke sebuah restoran di Mall Awana Premium Outlet. Disana ada banyak sekali branded store, yang memadukan konsep outdoor dengan bangunan-bangunan antik ala Eropa. Gue memesan Chocobanana Churros di sebuah kafe bernama Crepe San Churros, dan tidak lupa mencicipi Es Krim Dark Chocolate Godiva yang sangat mahal itu (RM24.5). Sungguh es krim yang tak terlupakan, dengan rasa dark chocolate yang tak ada duanya.

Setelah puas berkeliling di Mall, gue kembali ke terminal bus, dan perjalanan gue di Kuala Lumpur pun dimulai.

Post berikutnya :

Menikmati Kuala Lumpur dengan Kuliner dan Shopping

One response to “Asiknya Menikmati Kuliner dan Wisata di Genting Highland”

  1. […] Asiknya Menikmati Kuliner dan Wisata di Genting Highland […]

Diskusi Yuk!